Home

Sabtu, 31 Maret 2012

POPDA 2012

Sobat...
Hari ini gue datang membawa kabar gembira. Besok, 2 April 2012 gue bakalan ikut POPDA (pekan Olahraga Pelajar Daerah) cabang Badminton seleksi Kota Padang.
Akhirnya, keinginan gue selama ini buat turun ke pertandingan terkabul.
Ini adalah kali pertamanya gue ikut POPDA, sekaligus menjadikan kali terakhirnya. Kenapa? Karena tahun depan gue udah kelas 3 (hiks..hiks... padahal gue masih pengen ikut)
Nah, karena gue tau ini adalah pertama dan terakhir kalinya gue ikut, gue harus mempersiapkan diri sesiap-siapnya. Gue gak mau aja pada kesempatan ini gue memberikan hasil yang jelek. Gue mau gue bisa memberikan kesan pada pertandingan ini. Meskipun gue akui, permainan gue masih jauh dibawah pemain profesional. Meskipun nanti lawan gue jauh lebih hebat dari gue. Gue janji gue bakalan berusaha.
Karena gue pernah denger kata-kata "Seorang atlet itu gak mudah menyerah."

Mereka boleh lebih berpengalaman, lebih hebat dari gue. Tapi mungkin keinginan gue lebih tinggi. Gue tau, gue boleh aja punya kemauan, tapi yang menentukan tetap Allah SWT.

Kalau boleh gue ngutip kalimatnya Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna :
"Man Jadda Wa Jadda" (siapa yang bersungguh-sungguh pasti mendapat)
"Man Shabara Zafira" (siapa yang sabar akan beruntung)

Dan sedikit ngutip kalimat motivasi :
Siapa kita??? SANG PEMENANG
Untuk apa kita disini??? UNTUK JADI PEMENANG

Sekian, semoga gue bisa memberikan yang terbaik. Insya Allah...

Jumat, 16 Maret 2012

SHALAT : Teori dan Prakteknya

Sobat Fantatic!

Ceritanya kemaren gue lagi jajan ke warung depan rumah, trus gak sengaja gue denger bapak-bapak yang lagi ngumpul disitu ngomongin tentang shalat gitu...
 Ini kutipannya :
Ada 3 bapak di sana yang lagi duduk-duduk :
Bapak 1 : Kadang tapikia dek ambo, Da. Baa kok shalat tu lah diabaian e dek urang? Cubo lah dek Uda nak, banyak urang nan karajo sajadi-jadinyo, tapi shalat ko nan dak pernah.
Bapak 2 : Tu lah, si Jangguik ko mode itu lo mah...
Bapak 1 : Sabananyo nak, Ngguik. Salah karajo angku tu mah. Cubo lah, banyak urang yang kalau ditanyo tentang shalat nyo manjawek shalat tu nomor satu dek nyo. Tapi cubo pas prakteknyo, shalat ko antah nomor bara. Lah kalah lo dek karajo, baampok bagai.
Bapak 3 : (Manggut-Manggut doang)


Translate :

Bapak 1 : Terkadang saya kepikiran, Bang. Kenapa sekarang shalat udah diabaikan orang? Cobalah pikir, banyak orang yang lebih mementingkan pekerjaan, tapi tidak pernah shalat.
Bapak 2 : Benar tu, kayak "Si Jangguik" (Si Jenggot - karena bapak ini jenggotnya panjang) ini.
Bapak 1 : Sebenarnya, kerja kamu tu udah salah, Ngguik. Coba lihat, banyak orang yang kalau ditanya tentang shalat dia menjawab shalat nomor satu, tapi prakteknya shalat entah nomor berapa. Kalah dari kerja dan berjudi.


Asumsi gue setelah dengar bapak-bapak tu ngomong yaitu : Bapak 1 adalah seorang ustadz (barangkali)

Terlepas dari semua itu, kata-kata bapak itu benar-benar meresap di diri gue. Kenapa? Jawabannya cuma satu, karena gue sependapat sama bapak itu.
Emang sih kalo kita liat sekarang, udah banyak orang yang mengabaikan masalah shalat, sebagai kewajiban bagi setiap Umat Muslim. Banyak orang lebih mementingkan pekerjaannya daripada shalat. Bahkan ketika adzan berkumandang, mereka enggan meninggalkan pekerjaan yang sedang mereka lakukan. Gak munafik juga, jujur gue juga pernah melalaikan shalat, terutama kalo gue lagi asyik nonton TV. Padahal jelas-jelas udah dijelasin Allah dalam Al-qur'an "celakalah orang-orang yang lalai dalam shalatnya."

Nah, kata-kata bapak itu sekarang membuat gue juga sadar karena apalah arti semua yang kita miliki di dunia ini kalau Allah, Tuhan kita gak meridhai hidup kita? Kayak lirik lagu ini :

sepohon kayu daunnya rimbun
lebat buahnya serta bunganya
walaupun hidup seribu tahun
kalau tak sembahyang apa gunanya

Oke, sekian dari gue. Semoga kita bisa kembali ke jalan yang lurus dan benar (hati-hati jalannya.... :p)

Suka, Sayang dan Cinta

 Saat kau MENYUKAI seseorang, kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.
Saat kau
MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
Saat kau
MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu. 

Saat kau MENYUKAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku menciummu?"
Saat kau
MENYAYANGI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku memelukmu?"
Saat kau
MENCINTAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan menggenggam erat tangannya... 

SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata "Sudahlah, jangan menangis." SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya. CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis di pundakmu sambil berkata, "Mari kita selesaikan masalah ini bersama - sama." 

SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Ia sangat cantik dan menawan." SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu. CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku.." 

Pada saat orang yang kau SUKAi menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.
Pada saat orang yang kau
SAYANGi menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.
Pada saat orang yang kau
CINTAi menyakitimu, kau akan berkata, "Tak apa dia hanya tak tau apa yang dia lakukan." 

Pada saat kau SUKA padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.
Pada saat kau
SAYANG padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH.
Pada saat kau
CINTA padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus... 

SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan. SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan. CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimana keadaanmu. 

SUKA adalah hal yang menuntut. SAYANG adalah hal memberi dan menerima. CINTA adalah hal yang memberi dengan rela. 

Senin, 12 Maret 2012

Kisah Ibu Bermata Satu

Ibuku hanya memiliki satu mata. Aku membencinya, ia adalah sebuah hal yang memalukan. Ibuku menjalankan sebuah toko kecil pada sebuah pasar. Dia mengumpulkan barang-barang bekas dan sejenisnya untuk dijual, apapun untuk mendapatkan uang yang kami butuhkan. Ia adalah sebuah hal yang memalukan.
Pada suatu hari di sekolah. Aku ingat saat itu hari ketika ibuku datang. Aku sangat malu. Mengapa ia melakukan hal ini kepadaku? Aku melemparkan muka dengan rasa benci dan berlari. Keesokan harinya di sekolah.. “Ibumu hanya memiliki satu mata?” dan mereka semua mengejekku.
Aku berharap ibuku hilang dari dunia ini maka aku berkata kepada ibu aku,”Ibu, kenapa kamu tidak memiliki mata lainnya? Ibu hanya akan menjadi bahan tertawaan. Kenapa Ibu tidak mati saja?” Ibu tidak menjawab. Aku merasa sedikit buruk, tetapi pada waktu yang sama, rasanya sangat baik bahwa aku telah mengatakan apa yang telah ingin aku katakan selama ini.
Mungkin itu karena ibu tidak menghukum aku, tetapi aku tidak berpikir bahwa aku telah sangat melukai perasaannya.
Malam itu, Aku terbangun dan pergi ke dapur untuk mengambil segelas air. Ibuku menangis disana, dengan pelan, seakan ia takut bahwa ia akan membangunkanku. Aku melihatnya, dan pergi. Karena perkataanku sebelumnya kepadanya, ada sesuatu yang mencubit hati aku.

Meskipun begitu, Aku membenci ibuku yang menangis dari satu matanya. Jadi, Aku mengatakan diri ku jikalau aku akan tumbuh dewasa dan menjadi sukses, karena aku membenci ibu bermata-satu aku dan kemiskinan kami.
Lalu aku belajar dengan keras. aku meninggalkan ibu dan ke Seoul untuk belajar, dan diterima di Universitas Seoul dengan segala kepercayaan diri. Lalu, aku menikah. aku membeli rumah milikku sendiri. Lalu aku memiliki anak-anak juga. Sekarang, aku hidup bahagia sebagai seorang pria yang sukses. aku menyukainya disini karena ini adalah tempat yang tidak meningatkan aku akan ibu.
Kebahagiaan ini menjadi besar dan semakin besar, ketika seseorang tidak terduga menjumpai aku “Apa?! Siapa ini?”… Ini adalah ibu aku.. tetap dengan satu matanya. Ini rasanya seperti seluruh langit sedang jatuh ke diri aku. Anak perempuan aku lari kabur, takut akan mata ibu aku.
Dan aku bertanya kepadanya, “Siapa Anda? aku tidak mengenalmu!!” sandiwara aku. aku berteriak kepadanya “Mengapa engkau berani datang ke rumah aku dan menakuti anak aku! Pergi dari sini sekarang juga!”
Dan ibu dengan pelan menjawab, “Oh, maafkan aku. aku pasti salah alamat,” dan dia menghilang. Terima kasih Tuhan.. Ia tidak mengenali aku. aku merasa cukup lega. aku mengatakan kepada diri aku bahwa aku tidak akan peduli, atau berpikir tentang ini sepanjang sisa hidup aku.
Lalu ada perasaan lega datang kepada aku.. Suatu hari, sebuah surat mengenai reuni sekolah datang ke rumah aku. aku berbohong kepada istri aku mengatakan bahwa aku akan pergi perjalanan bisnis. Setelah reuni ini, aku pergi ke rumah lama aku.. karena rasa penasaran saja, aku menemukan ibu aku terjatuh di tanah yang dingin. Tetapi aku tidak meneteskan satu air mata sekalipun. Ia memiliki sepotong kertas di tangannya.. dan itu adalah surat untuk diri aku.
=================================================
Anakku,
Aku pikir hidupku sudah cukup lama saat ini. Dan.. aku tidak akan mengunjungi Seoul lagi.. tetapi apakah itu terlau banyak jikalau aku ingin kamu untuk datang menunjungiku sekali-kali nak? aku sangat merindukanmu. Dan aku sangat lega ketika mendengar kamu akan datang dalam reuni ini.
Tetapi aku memutuskan untuk tidak datang ke sekolah.. Untuk Kamu.. aku meminta maaf jikalau aku hanya memiliki satu mata dan aku hanya membawa kemaluan bagi dirimu.
Kamu tahu, ketika kamu masih sangat kecil, kamu terkena sebuah kecelakaan, dan kehilangan satu matamu. Sebagai seorang ibu, aku tidak tahan melihatmu harus tumbuh dengan hanya satu mata.. maka aku memberikanmu mata aku.. aku sangat bangga kepada anak aku yang melihat dunia yang baru untuk aku, menggantikan aku, dengan mata itu.
Aku tidak pernah marah kepadamu atas apapun yang kamu lakukan. Beberapa kali ketika kamu marah kepada aku. aku berpikir sendiri,”Ini karena kamu mencintai aku.” Aku rindu waktu ketika kamu masih sangat kecil dan berada di sekitarku.
Aku sangat merindukanmu. Aku mencintaimu. Kamu adalah duniaku.

Salam Fantastic!

Satu Semprot = Gopek

Tadi siang gue pulang dari pasar naik angkot. Angkot di Padang ini mungkin termasuk angkot paling keren di Indonesia. Bayangin aja, di angkot ada LCD TV, speaker yang keren, dan hiasan-hiasan lain. Pokoknya abege banget...
Oke, lanjut ke ceritanya lagi. Pas angkotnya sampai di daerah yang emang selalu macet di Pasar Raya, seperti biasa selalu ada orang yang tiba-tiba menyemprotkan pengharum ruangan (yang gue yakin udah banyak ditambah air karena baunya gak begitu kecium). Trus supir angkotnya bakal ditagih "bayianyo pak" (baca : bayarannya, Pak) atau terkadang si supir angkot udah ngerti dan langsung ngasih koin 500 rupiah ke orang tersebut. Yang bikin kesalnya, tu orang nyemprotnya gak liat-liat keadaan. Udah tau gue lagi duduk di kursi sebelah supir, eh dia nyemprotnya asal-asalan. Untung aja yang kena gak muka atau baju gue. Syukur-syukur kalo wanginya kayak Bvlgari Extreme, Hugo Boss, atau Polo Sport... Ini, baunya kayak Kispray yang udah banyak banget dicampurin air. Mungkin perbandingan KISPRAY dan AIR nya 1 : 4 (dalam ml)

Tapi dibalik semua itu yang bikin gue kepikiran adalah uang yang berhasil dikumpulin oleh orang yang nyemprot-nyemprot itu tadi. Bayangin deh, sekali nyemprot satu angkot dapet 500 rupiah. Bayangin berapa angkot yang lewat setiap hari (Ingat! Kota Padang sangat banyak angkot yang berseliweran, apalagi di tempat strategis seperti di Pasar Raya itu). Coba kita pukul rata aja, dalam sehari 500 kali nyemprot angkot. Berarti sehari dapet 250 ribu.

Kalau dihitung secara matematisnya gini :
500 rupiah x 500 kali = Rp 250.000,-
dalam sebulan, dikali 30 hari = Rp 250.000,- x Rp 7.500.000
dikurang biaya pembelian kispray 5000 rupiah x 30 hari = Rp 150.000
Jadi penghasilan selama sebulan itu lebih kurang Rp 7.350.000

Gue pikir-pikir, kok penghasilannya lebih gede dari gaji PNS ya??

Nah, mungkin ini bisa jadi referensi buat sobat semua yang lagi nyari pekerjaan... hehehehe :D

Salam Fantastic!






Minggu, 11 Maret 2012

Pinguin Pengen Terbang

Mungkin "SOBAT FANTASTIC" (kata ini akan jadi kata sapaan gue) bingung dengan judul postingan gue kali ini, Pinguin Pengen Terbang.
Yap, sebagaimana yang kita ketahui kalo pinguin adalah jenis burung yang gak bisa terbang, tapi jago dalam hal berenang. Kenapa? Karena itulah takdirnya, sama seperti kita manusia ditakdirkan juga gak bisa terbang karena gak punya sayap. Hehehe...
Lalu apa korelasi antara pinguin sama manusia? Ya, itu tadi : sama-sama gak bisa terbang...

Oke, kita lupakan masalah terbang-terbang itu karena jelas-jelas yang bisa terbang tu cuma burung.
Sebenarnya judul postingan ini hanya "makna konotasi". Pada ngerti kan apa itu makna konotasi? Kalo gak ngerti mah, mending buka deh kamus bahasa Indonesia...

Jadi ceritanya gini, gue punya segudang impian yang pengen banget gue raih. Salah satunya adalah pengen ikut sirnas, seperti yang udah pernah gue ungkapin pada postingan gue sebelumnya. Sebenarnya sekarang gue berkesempatan buat ikut Sirnas, tapi yang namanya impian mungkin akan terwujud tidak pada waktu yang kita harapkan, seperti impian gue ini.
Waktu itu pelatih gue di klub PB Telkom Padang udah nyampein berita tentang Sirnas di Palembang dan Jambi. Awalnya gue berencana buat ikut Sirnas itu. Tapi nyatanya halangan yang gue temui banyak banget. Dan salah satunya adalah masalah kemampuan gue yang belum seberapa. Bukan berarti gue pesimis, namun gue cuma bersikap realistis.
Gue sadar, gue yang baru beberapa bulan di klub ini mungkin butuh lebih banyak perbaikan dalam teknik bermain gue. Kecewa memang, namun gue coba buat menghibur diri gue sendiri dengan selalu berpikir positif. Gue selalu bilang dan yakinin diri gue sendiri. "Mungkin ini belum saatnya gue buat ikutan, gue butuh lebih banyak latihan lagi. Gue yakin suatu saat nanti impian gue bakal kecapai."

Mungkin saat ini gue ibarat pinguin yang berharap bisa terbang. Tapi gue yakin, gue juga adalah pinguin yang memiliki keahlian. Yang harus gue lakuin sekarang adalah perbanyak latihan, mempelajari teknik-teknik dengan serius. Dan satu hal lagi, gue gak boleh jadi Pinguin yang Pengen Terbang. Gue hanya harus menjadi pinguin yang terus dan terus mengasah kemampuan yang gue miliki hingga nantinya bisa berguna.

Salam Fantastic!

Sabtu, 10 Maret 2012

Bertepuk Sebelah Tangan

Love : Cinta....
Ah, memang suatu hal yang sangat indah...
Gue pernah dengar filosofi : "Cinta itu bisa merubah sakit menjadi sehat, amarah menjadi senyuman, sedih menjadi senang, tangisan menjadi tawa... Tapi hati-hati dengan cinta, karena jika cinta kita disambut oleh seseorang dengan cinta palsu, hal yang terjadi mungkin sebaliknya."
Yap, mencintai dan dicintai memang indah.

Tapi bagaimana dengan mencintai seseorang tetapi belum tentu dicintai orang tersebut??

Nah, masalah ini terbagi 2, yaitu :
1. Cinta Bertepuk Sebelah Tangan (gimana caranya ya?)
     Hal ini terjadi apabila kita mencintai seseorang yang jelas-jelas tidak mencintai kita...
    Sakit memang... rasanya itu mungkin seperti meluncur ke dunia serba game, yang tiba-tiba game-nya adalah Resident Evil, trus dimakan ama Zombie, GAME OVER... Pokoknya nyesek banget!!

2. Cinta Bertepuk Sebelah Kaki Digantungin 
     Sama halnya dengan gantung diri, cuman bedanya kalo gantung diri pake TALI (dalam arti sebenarnya) yang digantung ke leher, tapi kalo digantungin tu pake TALI (baca: cinta) yang digantungin ke hati....
    Hal ini terjadi apabila kita mencintai seseorang tapi kita belum tau orang itu juga mencintai kita atau gak (makanya, ungkapin dong!)
 
 Nah, sekarang udah pada ngerti kan kalo intinya cinta yang bertepuk sebelah tangan itu gak enak banget..
Untuk menghindari itu semua, gue punya tips nih :

1. Biasanya orang gak suka sama kita itu karena penampilan kita, makanya ubahlah penampilan. Mungkin ada yang salah dengan wajah lo, gigi lo ada cabe, mata lo belekan, atau mungkin hal-hal ekstrim lainnya seperti jerawat lo udah segede bola pingpong.. Jadi SADARI PENAMPILAN

2. Nyatain dong! Apa susahnya sih bilang "Aku cinta kamu" Tinggal nunggu respon dia doang...
    Untung-untung lo diterima, tapi kalo ditolak, ya gak masalah. Intinya LO HARUS BERANI UNGKAPIN PERASAAN LO
  
Mungkin segitu doang, penjelasan gue, kalo emang ada kekurangan.. mohon ditambahkan
  

Jumat, 02 Maret 2012

Pengen Ikut Sirnas

Satu kalimat dari gue: "GUE PENGEN IKUTAN SIRNAS, SEKALIIII AJAA!!"
Pada tau sirnas kan?? Itu tuh, Sirkuit Nasional.. Semacam turnamen badminton yang cukup bergengsi di Indonesia...
Dan tau kenapa gue pengen banget ikutan sirnas??
Yang jelas bukan karena gue pengen liburan :p

Sebenernya gue tu udah lama banget pengen ikutan Djarum Sirkuit Nasional, tapi gak belum kesampaian... Soalnya dulu kan gue belum masuk klub badminton :(

Nah, itulah salah satu alasan kenapa gue terdampar masuk ke salah satu klub badminton di Padang ini (kapan2 gue ceritain)
Di bulan ke-5 gue gabung di klub ini, hasrat gue buat ikutan SirNas semakin menggebu-gebu...

Moga aja kesampaian, yang jelas sekali lagi : GUE PENGEN BANGET IKUTAN SIRKUIT NASIONAL TAHUN INI...!!!!

Insya Allah :D